HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SELF EFFICACY DENGAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH

##plugins.themes.bootstrap3.article.main##

Ester Ester
Rusdi Rusdi

Abstrakt

Latar Belakang: Pemeriksaan tekanan darah secara rutin menjadi kunci utama dalam deteksi dini dan pengendalian hipertensi.Tujuan: Mengidentifikasi hubungan pengetahuan dan self efficacy dengan motivasi pasien hipertensi untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah di Puskesmas. Metode: Penelitian deskriptif pada 50 pasien hipertensi yang diambil dengan total sampling, instrument menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Usia responden dewasa (90%), sebagian besar perempuan (70%), menikah (86%), pendidikan ≤ SD (30%), dan petani (63%). Pengetahuan sedang (78%), self-efficacy tinggi (62%), motivasi tinggi (76%). Semua dengan pengetahuan tinggi memiliki motivasi tinggi (p > 0,05), sedangkan 94,7% dengan self-efficacy tinggi memiliki motivasi tinggi (p < 0,05). Kesimpulan: terdapat hubungan significant self efficacy dengan motivasi pasien melakukan pengukuran tekanan darah di puskesmas. Disarankan meningkatkan program edukasi dan pendampingan berkelanjutan untuk memperkuat pengetahuan, self-efficacy, dan motivasi pasien hipertensi dalam pemeriksaan tekanan darah rutin.

##plugins.themes.bootstrap3.article.details##

Jak cytować
Ester, E., & Rusdi, R. (2026). HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SELF EFFICACY DENGAN MOTIVASI PASIEN HIPERTENSI UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH . JURNAL KESEHATAN KARTIKA, 21(1), 67–77. https://doi.org/10.26874/jkkes.v21i1.498
Dział
Articles